Kerangka Konseptual adalah "pondasi" dari seluruh Standar Akuntansi Pemerintahan. Dokumen ini menjelaskan mengapa dan bagaimana laporan keuangan pemerintah harus disusun, jauh sebelum membahas aturan teknis yang spesifik.
Siapa yang Menggunakan?
Asumsi Dasar SAP
Seluruh laporan keuangan pemerintah dibangun di atas tiga asumsi dasar:
- 1Kemandirian Entitas β Setiap satuan pemerintah (kementerian, dinas, BLU) diperlakukan sebagai entitas tersendiri yang terpisah secara akuntansi.
- 2Kesinambungan Entitas β Pemerintah diasumsikan akan terus berjalan, tidak dibubarkan dalam waktu dekat.
- 3Keterukuran dalam Satuan Uang β Hanya transaksi yang bisa dinilai dengan uang yang dicatat dalam laporan keuangan.
4 Karakteristik Kualitas Laporan Keuangan
Basis Akuntansi: Akrual
Sejak 2015, pemerintah Indonesia menggunakan basis akrual. Artinya, pendapatan dan beban dicatat saat terjadi, bukan saat uang masuk/keluar.
Pemerintah menerima layanan konsultansi pada Desember 2025 tetapi membayarnya Januari 2026. Dalam basis akrual, beban konsultansi dicatat di Desember 2025 (saat diterima). Dalam basis kas, dicatat Januari 2026 (saat dibayar).
Baca Teks Lengkap
Kerangka Konseptual β 24 halaman